Touring I

Apakah anda pernah melakukan touring? Jika iya , kemana ? apakah pengalaman tersebut mengasyikan ?

Kesan pertama saya selama touring adalah , pantat saya sangat pegal sekali. Saya duduk berjam – jam di jok motor vario saya yang kaku. Belum lagi saya menghadapi macet ditambah rasa panasnya matahari dan dinginnya hujan selama perjalanan touring. Well, tapi itulah resiko yang harus dihadapi selama traveling. Walaupun rasa lelah yang begitu sangat melanda dirasakan badan saya, tetapi ada rasa kebanggaan sendiri untuk saya. karena , inilah touring pertama kali yang saya ikuti selama 20 tahun ini. saya tidak pernah naik motor sejauh ini. rekor terjauh saya selama naik motor hanyalah sejauh di senayan saja. Rookies , nama touring teman – teman saya , akan melakukan perjalanan pada hari selasa tanggal 29 juli sampai hari kamis. Tujuan kami adalah menuju air terjun cibeureum , tepatnya di cibodas, puncak.

Selama perjalanan touring dari Jakarta menuju cibodas , Continue reading

Advertisements

Camry Hybrid , pioneer dari Mobil Hybrid

Toyota mobil Hybrid

 

 

Mobil hybrid diramalkan akan menjajahi pasar otomotif pada masa yang akan datang . Hal itu dikarenakan mobil hybrid mempunyai kemampuan untuk mengurangi pengeluaran ekonomi  , serta dapat mengurangi pembuangan gas emisi secara massal , dimana tanpa mengurangi efektifitas dari mobil itu sendiri. Akhirnya , salah satu brand otomotif terkemuka di dunia , Toyota , mengetahui peluang tersebut. Di tahun 1977 , Toyota meluncurkan generasi pertama hybrid yaitu Toyota sport 800 gas turbine hybrid prototype.  Pada  abad 20 diikuti pula dengan diluncurkannya Toyota prius ,yang  saat itu telah menjadi pioneer dari mobil hybrid. Dan sekarang  , yang terbaru saat ini adalah Camry Hybrid. Continue reading

My first time

Saya telah tinggal di kota metropolitan , Jakarta , selama 19 tahun. Tetapi sampai sekarang, saya tidak pernah yang namanya pergi ke kota tua. Sebenarnya, saya mempunyai banyak waktu luang untuk kesana. Tetapi, yang menghalangi saya cuma satu, yaitu malas. Ya, mau gimana lagi, soalnya Jakarta sudah tidak lepas lagi yang namanya macet. Padahal pas saya kecil, kira-kira waktu itu tahun 2000, Jakarta masih lenggang banget jalanannya. Motor dan mobil masih sedikit peminatnya. Sekarang, di setiap rumah , minimal 1 keluarga mempunyai 1 motor. Ditambah lagi di jaman sekarang, kredit motor dan mobil dipermudah sama dealer. Bayangkan saja, untuk mengkredit mobil avanza , hanya diharuskan membayar D.P  sebesar 300ribu , sisanya bisa dicicil . Belum lagi pertumbuhan lebar jalan raya di ibukota hanya sebesar 1% setiap tahun. Wew! Gimana enggak mau macet. Saya malah iri dengan belanda yang juga macet. Tetapi mereka macet bukan karna kebanyakan mobil atau motor, tetapi macet karna kebanyakan sepeda! Ok, balik lagi. Saya berpikir, kalau saya selalu punya alesan untuk tidak pergi ke kota tua, kapan saya perginya?

 

 

Esoknya, saya memutuskan untuk Continue reading