Satu Gading

Saya percaya bahwa hewan juga mempunyai perasaan yang sama dengan manusia.hewan bisa merasakan cinta , kesedihan , rasa sakit , senang bahkan kesepian. Itulah yang saya rasakan ketika saya sedang mengunjungi Kebun Binatang Ragunan atau biasa disebut Ragunan. Saya melihat bahwa hewan – hewan yang berada di Ragunan jenuh akan kehidupannya disana. Sorot mata mereka terpancarkan berbagai macam emosi yang telah mereka lewati selama ini. Seperti ilama ini. Entah dari kapan dia hidup sendirian di kandang yang penuh dengan ( maaf ) kotorannya sendiri. Duduk sendirian di pojok kandang yang berdekatan dengan pohon merupakan kegiatan dia sehari – hari.

Jpeg

Dengan tatapan kosongnya , ilama ini menatap lensa smartphone saya

Atau gajah ini. entah namanya siapa, saya panggil dia dambo. Dambo sepertinya sangat suka dengan manusia. Hal itu terlihat ketika ia ingin melambaikan belalainya kepada semua pengunjung dan juga ingin menyentuh pengunjung dengan belalainya yang panjang. saya yakin sekali bahwa dambo selama ini kesepian dan ingin sekali bermain dengan manusia. Hanya dengan beberapa langkah saja, ia bisa menyentuh kita. Tetapi rasa penasaran dambo dihalangi oleh lubang besar yang berada di sekitar kandangnya. Ironisnya , Dambo tetap membuat para pengunjung senang walaupun gading kanan Dambo yang terpotong. Entah apakah para pekerja Ragunan sengaja mempotongnya atau Dambo merupakan salah satu dari sekian gajah yang selamat dari kejaran para pemburu gading liar ? saya menjadi ragu apakah Dambo memang ingin bermain atau mau membalaskan dendamnya kepada semua manusia yang berbuat jahat kepadanya.

Jpeg

Dambo selalu berpose kearah saya ketika ingin difoto. Apakah dia coverelephant dari majalah national geographic ? :p

Siapkanlah uang lebih karena setiap kawasan dengan hewan yang berbeda akan dipungut biaya masuk lagi. Seperti jika memasuki kawasan yang berisi burung, rusa , ikan amazon anda dikenakan biaya Rp 2.500 . sementara jika memasuki kawasan gorilla , monyet dan sejenisnya maka anda akan dikenakan biaya Rp 7.500 . untuk kawasan hijau terbuka , Ragunan merupakan pilihan yang cocok untuk pergi sekeluarga atau bersama pacar. Lembutnya angin yang menerpa , hangatnya sinar matahari sore dan sambil melihat hewan – hewan secara langsung merupakan kombinasi yang pas untuk mempererat hubungan anda. Untuk kebersihan Ragunan pun bagus, jarang terlihat sampah yang berserakan. Ternyata kepedulian masyarakat akan kebersihan telah meningkat. Menurut saya , hewan – hewan di Ragunan harus diperbanyak lagi terutama bagi hewan – hewan yang hanya sendirian saja di kandangnya. Kandangpun masih kotor dengan kotoran hewan itu sendiri. Saya mempunyai angan – angan , kalau konsep Ragunan bisa mencontoh konsep kebun binatang Lujan , dimana di lujan kita bisa berinteraksi langsung dengan hewan predator seperti singa , macan , singa laut dan lain – lain.

Note :

– Anda bisa langsung ke Ragunan dengan menaiki transjakarta khusus ragunan. Saya sih waktu itu naik dari stasiun Sudirman.

– Untuk harga tiket masuk, hanya dikenakan sebesar Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak kecil. FYI , harga tersebut hanyalah untuk masuk ke Ragunan saja,bukan untuk semua area di Ragunan. Setiap area dikenakan harga yang berbeda , seperti untuk kawasan gorilla harus membayar Rp 7.500 sementara untuk kawasan burung dikenakan harga Rp 2.500

– Jangan takut kepanasan karena Ragunan dikelilingi oleh banyak pepohonan yang rindang untuk kawasan kota Jakarta. Kebersihan pun juga terjaga dengan baik.

– untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website Ragunan disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s